Senin, 07 April 2014

10 Cara Efektif Melejitkan Karir

10 Cara Efektif Melejitkan Karir
10 Cara Efektif Melejitkan Karir
Anda merasa sekarang ini sudah 'mentok' di posisi tertentu, merasa peningkatan karir tak kunjung datang? Jika tidak ada kesempatan peningkatan karir di tempat Anda bekerja, mungkin peluang itu justru menunggu di tempat lain.

Ada 10 cara untuk memulai peningkatan karir yang bisa dilakukan. Silakan simak ya:

1. Bicarakan dengan atasan

Bicarakan dengan atasan mengenai masa depan Anda di perusahaan. Pastikan bahwa kinerja Anda selama ini telah sesuai dengan tujuan perusahaan.

2. Minta tanggung jawab lebih

Bekerja sukarela untuk menolong divisi lain atau cukup meminta tanggung jawab lebih lagi dapat menaikkan nilai Anda dalam organisasi. Meneyediakan waktu tambahan juga menunjukkan minat dan keinginan untuk menolong  divisi dan perusahaan untuk sukses.
10 Tips Efektif Melejitkan Karir
10 Tips Efektif Melejitkan Karir
3. Menjadi sukarelawan untuk perusahaan

Jika karir Anda sudah di posisi atas, carilah kesempatan untuk menjadi sukarelawan atau menjadi anggota yang bersedia memberi konsultasi sukarela untuk kepentingan perusahaan. Dari sini Anda bisa membangun reputasi sebagai seseorang yang bergairah dan berdedikasi pada industri tempat bekerja.

4. Pertajam keahlian interpersonal

Keahlian interpersonal yang kuat memainkan peranan yang penting dalam menghimpun respek dari atasan dan rekan kerja. Hal ini juga bisa menarik perhatian dari orang luar yang mungkin saja membuka pintu kesempatan yang baru untuk Anda. Jadilah orang yang mudah diajak bergaul, menjadi pendengar orang lain yang baik, berlatihlah menjadi komunikator yang jelas dan efektif.

5. Inovatif

Jangan pernah takut untuk berpikir out of the box dan mempertajam naluri bisnis dalam pekerjaan. Tetaplah mencari untuk solusi-solusi yang kreatif untuk masalah-masalah yang membuat anda dan atasan terlihat lebih baik.

6. Carilah seorang mentor

Bangunlah hubungan mentoring, baik di dalam ataupun di luar perusahaan. Penemuan baru-baru ini menunjukkan bahwa empat dari lima promosi dipengaruhi oleh mentor yang lebih tinggi dalam perusahaan. Mentor juga adalah sumber yang amat bagus untuk karir dan bimbingan karir.

7. Pintarlah 'menjual diri'

Pelajari seni yang baik untuk mempromosikan diri. Jika Anda telah menuntaskan proyek besar atau menciptakan program yang sukses, pastikan bahwa orang mengetahui hal tersebut terutama pada orang-orang dalam posisi berpengaruh yang bisa menolong karir Anda berkembang.

8. Tetaplah belajar

Cara terbaik untuk meningkatkan karir Anda adalah dengan menambah pengetahuan baru. Pastikan bahwa resume Anda sekarang merefleksikan keahlian-keahlian yang dibutuhkan tersebut.
Tips Efektif Melejitkan Karir
Tips Efektif Melejitkan Karir
9. Jaringan

Perkuat jaringan pertemanan dan ikutilah organisasi-organisasi profesional, hadiri konferensi-konferensi industri, atau bahkan, menjadi sukarelawan. Semakin banyak orang yang melihat kekuatan dan kemampuan Anda, makin baik kesempatan Anda untuk berkembang menapaki jenjang karir yang baru.

10. Bangunlah reputasi

Dalam bisnis, reputasi adalah hal paling bernilai yang Anda miliki. Pastikan Anda dikenal sebagi seorang yang profesional dan bisa diajak kerjasama. Bangunlah nama untuk anda dengan menghadiri konferensi-konferensi, menjadi pembicara, atau menulis artikel.

Nah, mulailah langkah sukses Anda dari sekarang. Bisa kan?
Continue reading

Rabu, 05 Maret 2014

Tips Menyiasati Gila Kerja

Tips Menyiasati Gila Kerja
Tips Menyiasati Gila Kerja
Mendengar kata workaholic ini pasti pikiran kita langsung tertuju pada mereka yang lebih memprioritaskan pekerjaan di atas segalanya, sehingga sering mengabaikan aspek-aspek penting lain dalam kehidupannya, seperti sering tidak punya waktu luang untuk keluarga, bersosialisasi, atau hal-hal lain yang membuatnya tidak memiliki cukup waktu untuk rehat sejenak dari rutinitas pekerjaan.

Biasanya seorang workaholic akan cenderung lebih cepat marah, sering merasa cemas, stres dan emosinya pun sering tidak terkontrol. Dan hal akan berpengaruh buruk pada fisik dan psikologisnya. Jika tidak ditangani segera, kehidupannya bisa seketika berantakan, karena tidak adanya keseimbangan dalam menjalani karir dan kehidupannya dan sudah pasti hal itu dapat berujung pada kehancuran. 

Lalu bagaimana cara untuk mengatasinya?
  • Buat rencana kerja
Agar semua tugas-tugas dikantor selesai tepat pada waktunya, buatlah rencana kerja sendiri. Pastikan semuanya dapat diselesaikan tanpa melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Dengan begitu waktu untuk bersantai bersama keluarga tidak terganggu dengan dateline yang masih tertinggal.
  • Jangan membawa pekerjaan kantor ke rumah
Jangan membawa pekerjaan pulang ke rumah, karena tugas kantor harus diselesaikan di kantor bukan di rumah. Orang di rumah pun juga akan merasa diabaikan keberadaannya karena melihat Anda masih sibuk di depan komputer atau laptop menyelesaikan proposal untuk presentasi esok hari.
  • Berhenti menjadi si perfeksionis
Menyiasati Gila Kerja
Menyiasati Gila Kerja
Kontras dengan kepopulerannya di kantor sebagai andalan bos, kehidupan sosial seorang workaholic di kantor ternyata tidak semulus dengan hasil kerjanya yang selalu membuat atasan merasa bangga padanya. 'Ingin terlihat sempurna' barangkali kalimat itu adalah motto yang mereka junjung. Namun apakah pernah terlintas dibenak Anda, bila hal itu bisa menimbulkan kecemburuan terhadap rekan kerja yang lainnya? Padahal dengan bersikap biasa saja, kinerja Anda tetap diperhitungkan oleh atasan!
  • Diskusikan pada atasan
Sebagai langkah awal, bicarakan pada atasan untuk mengatur kembali jobdesk Anda. Pastinya Anda tidak menginginkan saat Anda tengah kejar dateline yang sangat penting, tiba-tiba si bos mengatarkan pekerjaan lain? Bila Anda merasa pekerjaan Anda sudah overload, sebaiknya mintalah seorang asisten pada bos, untuk membantu meringankan pekerjaan Anda. Atau sedari awal sampaikan pada atasan bila tugas yang diberikan olehnya tidak bisa Anda tangani sendiri karena tugas tersebut membutuhkan kerja tim untuk menyelesaikannya.
  • Tinggalkan sejenak pekerjaan
Saat jam istirahat tiba, sebaiknya jangan terus berada di depan komputer. Gunakanlah waktu istirahat yang hanya satu jam, untuk makan siang bersama teman kantor, agar pikiran bisa kembali segar untuk melanjutkan pekerjaan yang masih menumpuk di meja kerja Anda.
  • Jalin kembali hubungan baik
Barangkali beberapa bulan belakangan Anda terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga waktu untuk bersantai bersama keluarga atau kerabat dekat menjadi momen yang sangat langka. Luangkanlah waktu minimal 30 menit untuk sekedar ngobrol atau bercengkrama dengan orang-orang yang Anda cintai. Meskipun kehadiran Anda tidak 100% bisa Anda berikan untuk mereka, tapi hal itu sudah membuat mereka merasa memiliki Anda.
Gila Kerja
Gila Kerja
  • Jangan sering lembur
Sah-sah saja apabila pekerjaan Anda belum selesai, sedangkan besok sudah masuk tenggat. Tapi yang perlu diingat adalah bila hampir setiap hari Anda terus lembur, maka waktu untuk istirahat akan berkurang dan hal itu justru akan membuat Anda jatuh sakit karena tidak bisa menjaga metabilisme tubuh dengan baik.
  • Nikmati cuti
Bila ijin cuti sudah Anda kantongi, pastikan tidak ada lagi tenggat yang tercecer. Manfaatkan sebaik-baiknya waktu cuti Anda untuk menikmati kebebasan dari rutinitas kantor yang padat, dengan berlibur bersama keluarga atau teman. Yang penting adalah Anda harus menikmati cuti Anda semakmimal mungkin agar pada saat kembali menjalani rutinitas di kantor, tubuh dan pikiran Anda jadi lebih rileks dan segar.
Continue reading

Senin, 07 Oktober 2013

Magang, Banyak Manfaatnya Lho

Magang, Banyak Manfaatnya Lho
Magang, Banyak Manfaatnya Lho
Biasanya begitu menjelang skripsi atau kelulusan, ada salah satu mata kuliah yang mengharuskan mahasiswa, untuk melakukan magang kerja sesuai dengan jurusan kuliah yang diambil. Selain bisa menambah pengalaman dalam mempraktikkan ilmu yang sudah dipelajari selama ini, magang bisa menjadi awal merintis karir.

Jangan anggap remeh kekuatan magang kerja, karena selain mendapat uang saku, dengan performa kerja yang baik bukan tidak mungkin kesempatan diangkat menjadi karyawan  terbuka lebar.
Manfaat Magang Kerja
Manfaat Magang Kerja
Apa saja yang harus kita perhatikan saat magang kerja, yuk simak langkah-langkah berikut:

1. Bertanggung jawab
Meski hanya berstatus karyawan magang, jangan sampai tidak maksimal dengan alasan sibuk dengan urusan kampus. Sikap seperti ini malah merugikan buat kita selain atasan segan atau tidak mau memberikan nilai bagus dalam surat rekomendasi nantinya. Usahakan melakukan semua tanggung jawab pekerjaan yang sudah kita terima dengan sebaik mungkin, toh siapa yang untung kalau bukan kita.

2. Bergaul
Kalau kita hanya ditempatkan di divisi administrasi, tak ada salahnya bergaul dengan divisi lain. Selain memperluas jaringan, kita bisa mendapat pengetahuan mengenai bidang kerja lain ditambah belajar gratis kan.

3. Santai saja
Jangan terlalu kecewa atau terkesan menggampangkan saat mendapatkan tugas yang sangat sederhana. Kalau kita bisa membuktikan dengan tugas kecil kita bisa menyelesaikan dengan baik, pasti kita akan diberi tanggung jawab yang lebih besar berikutnya.
Magang Kerja
Magang Kerja
4. Dewasa menerima kritik
Jujur kadang kita merasa enggan untuk menerima unpan balik karena merasa tidak siap mendengar penilaian yang buruk. Dengan menerima saran dan kritik dari atasan, kita akan dinilai bahwa kita mau belajar.

5. Inisiatif
Kalau ada kesulitan saat melakukan pekerjaan dan tugas yang diberikan atau membutuhkan variasi kerja, diskusikan dengan supervisor/atasan langsung.
Continue reading

Kamis, 12 September 2013

Kerja Sampingan, Pahami Aturannya

Kerja Sampingan, Pahami Aturannya
Kerja Sampingan, Pahami Aturannya
Siapa sih yang tidak ingin punya tambahan penghasilan Ibaratnya, orang bilang ‘hari gini, pemasukan berapa pun juga masih selalu terasa kurang’. Apalagi jika kebetulan Anda adalah tipe yang masih sulit untuk mengontrol diri sendiri bila sudah urusan belanja.

Ketika harga kebutuhan semakin tidak bisa diajak kompromi dan penghasilan yang didapat tidak menunjukkan akan ada kenaikan, side job menjadi pilihan jalan keluar baru. Ya, side job, alias kerja sampingan.

Side job memang bisa menjadi sumber pemasukan baru yang ikut menopang kebutuhan Anda. Bahkan tidak jarang, kadang hasil dari side job sendiri malahan lebih besar daripada penghasilan tetap yang Anda terima setiap bulan. Kalau sudah begini, siapa sih yang tidak tergiur menjadi kerja sampingan?

Side job boleh-boleh saja, asal Anda sudah mempertimbangkan beberapa hal penting di bawah agar tidak menyesal dan repot di kemudian hari. Apa saja sih?

1. Bidangnya
Sebaiknya sih antara pekerjaan utama dan sampingan Anda masih satu bidang, misalnya jika Anda adalah jurnalis, carilah side job sebagai kontributor di media lain. Atau bila Anda adalah seorang sales, cari side job yang juga berurusan dengan jual menjual dan marketing, jadi broker misalnya.
Kerja Sampingan
Kerja Sampingan
2. Budaya dan iklim kantor
Apakah Anda sehari-hari bekerja di kantor yang ketat dengan jamnya? Nine to five dan absen ketat? Jika ya, mungkin Anda benar-benar harus memilih side job yang bisa disambi dari rumah atau saat weekend. Jangan sampai side job malah merusak kinerja kerja pekerjaan tetap Anda. Tapi jika jam kerja Anda tergolong fleksibel, silahkan saja memilih side job karena Anda akan lebih bebas bergerak.

3. Nilai plus
Namanya juga kerja sampingan, sudah pasti akan ada tenaga dan waktu lebih yang harus disediakan untuk melakukannya. Karena itu pertimbangkan baik-baik sebelumnya, apakah side job tersebut bisa memberi Anda nilai plus yang cukup signifikan bagi kebutuhan, entah itu ekonomi, sosial atau pun spiritual. Tidak mau kan side job Anda justru malah membuang-buang tenaga, waktu dan pikiran sementara hasilnya tidak bisa menutup kebutuhan? Rugi dong ah.
Aturan Kerja Sampingan
Aturan Kerja Sampingan
4. Buat standar keberhasilan
Jangan hanya menjalankan side job begitu saja, Anda juga harus tahu apakah pekerjaan sampingan yang selama ini Anda lakukan cenderung menguntungkan atau malah merugikan. Untuk mencari nilai plus yang ada dalam poin di atas, buatlah standar ataupun tolok ukur keberhasilan, bisa dari waktu, hasil kerja ataupun nominal yang dihasilkan. Jadi jelas, apakah berharga untuk dilanjutkan atau tidak.

5. Fisik
Namanya juga punya pekerjaan ganda, stamina pun harus ganda. Pertimbangkan sampai sejauh mana stamina dan fisik Anda sanggup. Jangan sampai karena terforsir malahan jadi jatuh sakit yang selain mengganggu kinerja pekerjaan tetap dan sampingan, juga berarti menambah pengeluaran lagi. Mau dapat lebih malahan jadi keluar lebih.

Selamat mencoba!
Continue reading

Sabtu, 06 Juli 2013

Cara Efektif Hindari Stres Kerja

Cara Efektif Hindari Stres Kerja
Cara Efektif Hindari Stres Kerja
Pagi-pagi rasanya sudah eneg saja untuk pergi ke kantor? Jangan-jangan Anda stres tuh. Banyak orang mengaku stres karena pekerjaan. Padahal kunci untuk meminimalisasi stres sebenarnya nggak sulit kok: Jangan terbiasa memikirkan hal yang kecil-kecil, demikian saran Richard Carlson dalam bukunya Don’t Sweat The Small Stuff at Work. Nikmati waktu di kantor dan selalu berpikir positif.

Simak 5 kiat mengeliminasi sumber kestresan karena pekerjaan dengan cara berikut:
      
  • Buat pekerjaan jadi menarik
Kesannya kok tidak mungkin, tapi bisa lho dijalankan. Hanya Anda yang tahu caranya, 'kan. Lagian dengan menjadikan pekerjaan jadi hal yang menarik, akan sangat membantu terselesaikannya tugas secara tepat waktu.
Cara Hindari Stres Kerja
Cara Hindari Stres Kerja
  • Jangan menggunting dalam lipatan
Tahu 'kan maksudnya? Bisa-bisa kredibilitas Anda turun tajam jika sikap, ucapan dan tindakan Anda dinilai orang lain menjengkelkan. Bisa-bisa kalau ada proyek penting Anda malah tak dilibatkan karena tak bisa dipercaya !
  • Belajar bilang 'tidak’
Jadi rekan kerja yang baik 'kan tak harus selalu siap sedia membantu setiap rekan meminta tolong. Bantulah rekan jika Anda memang sanggup melakukannya. Jangan menolongnya hanya karena faktor tidak enak. Lama-kelamaan Anda bisa dimanfaatkan lho, karena sifat yang tidak tegaan itu. Lagian apa enaknya membantu orang kalau pekerjaan sendiri terbengkalai?
  • Temukan keseimbangan
Janganlah terus terpaku untuk kerja keras kejar setoran. Anda tetap harus punya ‘kehidupan’ di luar kantor sebagai sarana bersosialisasi, entah liburan bersama keluarga, hadir di acara sosial atau amal, atau sekadar menikmati hobi yang nyaris terlupakan.
  • Bukakan pintu maaf
Hindari Stres Kerja
Hindari Stres Kerja
Namanya juga manusia, selalu saja ada kesalahan, walaupun kita sudah berupaya melakukan pekerjaan sesempurna mungkin. Jika Anda bikin kesalahan, jangan terus-menerus menghakimi diri sendiri. Beri penjelasan yang masuk akal ke atasan dan minta maaf atas kejadian yang tak disengaja ini. Jika orang lain bikin kesalahan, jangan ragu untuk memaafkannya juga. Ini sebagai cara penyembuhan yang ampuh dan menghindarkan Anda dari stres yang tak perlu!
Continue reading

Rabu, 02 Januari 2013

Perempuan Digaji Lebih Rendah

Perempuan Digaji Lebih Rendah
Perempuan Digaji Lebih Rendah
Perempuan ternyata masih menjadi 'anak tiri' dalam urusan pendapatan dibandingkan dengan laki-laki.
Sarjana perempuan mendapat gaji lebih rendah dibandingkan lelaki, menurut sebuah riset.

Perbedaan gaji ini terjadi bahkan jika mereka adalah lulusan universitas yang sama dan berasal dari satu jurusan.

Para peneliti dari Higher Education Careers Services Unit (Hecsu) menganalisa berapa gaji yang diperoleh lulusan universitas tahun lalu.

Jane Artess, dari Hescu, mengatakan distribusi gaji itu "sangat tidak merata."

Hal ini terjadi bahkan saat undang-undang telah dirancang untuk memastikan akses setara ke lapangan pekerjaan dan gaji, kata Artess.
Wanita Karir
Wanita Karir
Para peneliti menganalisa data dari studi atas 17.000 lulusan universitas yang disebut Futuretrack.

Hasil studi menunjukkan bahwa gaji dari separuh sarjana perempuan berkisar antara £15.000 (Rp 218 juta) dan £23.999.

Lulusan pria cenderung akan membawa pulang gaji sebesar £24.000 atau lebih. Analisis ini tidak mencakup pekerja paruh waktu atau penganggur.

Data yang dipublikasikan di jurnal Hescu ini mengindikasikan bahwa lulusan pria dari jurusan apa saja mendapat gaji lebih besar dari wanita, bahkan jika sebuah jurusan lebih banyak diminati oleh wanita.

menurut artikel tersebut, saat pendapatan sarjana diteliti berdasarkan jurusan, jelas bahwa perempuan mendapat gaji lebih sedikit dari pria meski jurusan mereka sama.
Gaji Perempuan
Gaji Perempuan
"Peluang setara terhadap pekerjaan dan gaji telah diperkuat di legislasi selama 40 tahun, tapi Futuretrack menemukan bahwa menjadi perempuan dapat membedakan besaran gaji," kata Artess. "Sulit untuk mengetahui penyebab hal ini, misalnya, sarjana perempuan dari subyek terkait media lebih banyak dari pria tapi gaji mereka lebih rendah."

"Karena membedakan bayaran pria dan wanita untuk pekerjaan yang sama melanggar hukum, maka pasti ada sesuatu yang terjadi pada pendapatan sarjana perempuan. Satu-satunya area dimana bayaran perempuan sama dengan lelaki adalah di sektor non profit," kata Artess seperti dilansir BBC.
Continue reading